[FF-CHANBAEK-HAPPY MOTHER’S DAY HMMM…EOMMONI-ONESHOT]

Standard

Image

[CHANBAEK] HAPPY MOTHER’S DAY HMMM…. EOMMONI

Hehehe saya gabisa berkata-kata deh…happy reading aja ^^ Lagi Iseng nulis ChanBaek hihi

Oh ya…saya gak akan memaksa untuk sekedar review, tapi saya percaya reader yang baik adalah yang mau memberikan kritik maupun saran terhadap tulisan aneh ini,hoho…

Title       : Happy Mother’s day hmmm…eommoni

Author  : Winter

Cast       : ChanBaek (Chanyeol x Baekhyun)

Genre   :  Yaoi, romance, fluff (?)

Rating   : Aman(?)

Lenght  :  Oneshot

MANY TYPO, YAOI (BOY X BOY) YANG GAK SUKA TIDAK DI ANJURKAN UNTUK MEMBACA ^^

“Kami pulang……..”

Terlihat dua namja baru saja pulang ke dorm mereka, namja yang bertubuh mungil memilih untuk berjalan lebih dulu di ikuti namja berambut blonde yang lebih tinggi darinya ya mereka adalah Baekhyun dan Sehun.

“Kalian dari mana saja eoh?” Suho, sang leader yang sedang menonton TV tiba-tiba bertanya pada Baekhyun, dan Sehun yang pergi tanpa pesan setelah selesai syuting Reality Show mereka, exo showtime.

“Aku tadi kalah bermain panco bersama Sehun, dan sebagai hukumannya aku membelikannya Bubble Tea..” jawab Baekhyun santai dan langsung mengambil posisi duduk di sebelah Suho.

“Ku pikir tadi kau di culik hyung, tapi setelah menyadari Sehun juga menghilang sudah di pastikan kalian pergi kencan diam-diam..” Kai yang muncul dari arah dapur sambil membawa semangkuk sereal ikut berkumpul bersama mereka di ruang TV

“Apa yang kau maksud dengan kencan Kkamjong?? Jaga bicaramu!” bentak Baekhyun yang tidak terima, kepergiannya bersama Sehun disebut Kencan, yang benar saja! Namun Sehun yang berada di sebelah Baekhyun sama sekali tidak berniat untuk ikut campur dalam pembicaraan para hyung nya itu, dia hanya sibuk menyeruput Bubble Tea miliknya, tidak ingin melewati setiap moment indah bersama minuman favorite nya itu.

“Sudah…sudah….Baekhyun..Sehun lain kali jika ingin berpergian beritahu dulu kepada kami, jangan asal pergi seperti tadi.Kalian membuat khawatir saja..” ucap Suho menyelesaikan perdebatan para member nya. Kai yang mendengar pun hanya ikut mangangguk-angguk meng-iyakan perkataan leader nya itu.

“Arraso…hmmm ngomong-ngomong kemana yang lain? Apa sudah tidur? Tumben sekali”  ucap Baekhyun yang menyadari keadaan dorm yang sudah sepi.

“Astaga! Untung kau bertanya hyung, hampir saja aku melupakannya..” Tiba-tiba Kai meletakan mangkuk sereal nya sambil menepuk dahi nya, dan Baekhyun menatapnya aneh.

“Memang nya ada apa?” tanya Baekhyun serius

“Tadi Chanyeol hyung berpesan padaku, dia bilang jika kau sudah kembali ke dorm dia memintamu untuk menemuinya di Sungai Han..”

DEG

Baekhyun merasakan darah ditubuhnya mendadak mengalir lebih cepat, entahlah setiap dia mendengar nama itu membuat dirinya menjadi salah tingkah.

“Sungai Han? Untuk apa? Bukankah ini sudah malam? Lagipula saat syuting tadi dia tidak berbicara apapun denganku..” Baekhyun menanggapi ucapan Kai setenang mungkin, tidak ingin terlihat salah tingkah dia mati-matian melawan perasaan aneh dalam dirinya, hey bahkan bibir itu hampir saja tersenyum tapi Baekhyun berhasil menahannya.

“Molla…aku hanya menyampaikan pesan saja..” lanjut Kai

“Kai..Kau tidak sedang membohongiku kan ?”

“Hyung, walaupun aku bad boy tapi aku selalu jujur dalam berkata-kata.Pergilah…aku yakin dia sedang menunggumu..”

Baekhyun berfikir, memang ada benarnya, Kai memang tidak pernah berbohong.Sekilas Baekhyun melirik ke arah Suho, seolah meminta izin sang leader untuk keluar dorm.Suho yang menyadarinya pun segera tersenyum dan menganggukan sebagai tanda persetujuannya.Dengan cepat Baekhyun pun segera mengambil mantel tebal warna baby blue miliknya dan syal berwarna senada lalu pergi untuk menemui Chanyeol.

Angin malam berhembus, meniup-niup ujung surai berwarna merah keunguan yang menutupi sebagian wajahnya.Kini Baekhyun sedang berdiri bersandar pada pinggiran besi pembatas jembatan.Tangan mungilnya dimasukan kedalam mantel miliknya, Demi Tuhan cuaca nya sangat dingin, mengingat Korea memang sudah memasuki winter meski malam ini tidak sedang turun salju tapi tetap saja dingin nya sampai menusuk tulang.

Menerawang jauh menangkap pemandangan Sungai Han di tengah malam seperti ini.Lampu-lampu khas natal menghiasi seluruh sudut kota yang membuat namja cantik ini bertahan pada berdiri di sini.Bukan sekedar menikmati keindahan sungai yang menjadi icon Korea ini tetapi karena dia sedang menunggu seseorang.Ya, Baekhyun sedang menggunggu Chanyeol yang memintanya untuk bertemu di tempat ini.Awalnya dia kira Chanyeol lah yang tiba lebih dulu di Sungai Han dan sedang menunggunya tetapi ternyata malah Baekhyun lah yang harus menunggu kedatangan Chanyeol.

15 menit pun berlalu, Baekhyun pun mengeluarkan Ponsel miliknya berniat untuk menelepon Chanyeol, namun..

“Baekhyun ah…”

Gotcha! Sebuah suara yang sangat di tunggu-tunggu oleh Baekhyun terdengar dari arah belakang, Menciptakan selengkungan senyum lebar dari Baekhyun yang buru-buru membalikan badanya dan menangkap sosok namja bertubuh tinggi berjalan mendekatinya.Menyodorkan segelas susu hangat dan mengusak rambut nya dengan lembut.

“Kenapa Kau lama sekali eoh? Aku sampai bosan menunggumu di sini..” Baekhyun mengerucutkan bibir tipisnya kesal, membuat namja di hadapannya tersenyum lebar menampilkan deretan gigi nya, membuat dia terlihat semakin tampan.Aigoo bahkan Baekhyun mengurungkan niatnya untuk melanjutkan omelan nya, bahkan pipinya sekarang terasa memanas, segera Baekhyun menenggelamkan wajahnya ke dalam syal miliknya berharap Chanyeol tidak melihat wajahnya yang pasti sudah merah seperti kepiting rebus.

“Maaf, aku harus mengurus sesuatu tadi..Hehe..” Jawab Chanyeol innocent.

Baekhyun pun memperhatikan Chanyeol yang sedang mengalungkan sebuah Kamera DSLR , tidak biasanya Chanyeol membawa Kamera — pikirnya.Chanyeol pun  menyadari bahwa dirinya sedang diperhatikan

“Ohh..Kamera ini punya noona ku, aku meminjam nya tadi, Kau mau foto?” Tawar Chanyeol

“Apa?”jawab Baekhyun kaget yang tiba-tiba ditawari untuk berfoto

“Baiklah, aku anggap itu sebagai jawaban iya..hehe..bersiaplah..” Chanyeol mengangkat kameranya kedepan wajah mereka, agak ke atas sementara ibu jarinya bersiap menekan tombol shutter.

“Siap…” Chanyeol bergumam pelan memberi aba-aba, sekilas Baekhyun melirik ke arahnya, Ya Tuhan wajah mereka sangat dekat sekarang.Siapapun itu Baekhyun benar-benar membutuhkan pertolongan, seperti ada kupu-kupu kecil yang menari-nari di dalam perutnya sekarang, bahkan dia tidak tahu harus berpose seperti apa.

“Tersenyum lah Baek..”

‘Demi Tuhan Park Chan Yeol, apa kau benar-benar ingin membunuhku?’—Baekhyun terus berbicara dalam hati.

“Satu….Dua…Tiga!”

CKLIK! Menekan tombol shutter-nya, membiarkan lampu blitz menyilaukan mata mereka berdua.Baekhyun tersenyum lega, lalu segera meraih kamera di tangan Chanyeol dan  menekan menu view, melihat hasil foto nya tadi, jujur dia khawatir wajahnya akan terlihat aneh karena dipaksakan untuk tersenyum.

“Cantik..” ucap Chanyeol saat melihat Baekhyun yang sedang men-zoom wajahnya , dan Baekhyun menoleh ke arahnya.

“Aku tampan Yeol…” lanjut Baek yang berusaha Stay Cool

“Tapi Kau cantik di mataku Baek…”

BLUSHHH….kembali bersemu, Baekhyun pun segera mengembalikan Kamera itu kepada Chanyeol.

“Kau memulai nya lagi eoh?”

“Mulai apa?”

“ Omong kosong mu..”

“Aku serius Baek..!” Chanyeol menatap Baekhyun dalam.Pembicaraan seperti ini sudah sering terjadi di antara mereka.Chanyeol sering sekali mengucapkan kata-kata manis kepada Baekhyun.Dia juga sering mengklaim Baekhyun sebagai kekasihnya, awalnya Baekhyun merasa biasa saja karena dia menganggap itu hanya sebuah lelucon, namun seiring berjalannya waktu ada perasaan aneh yang muncul setiap kali Chanyeol bersikap manis kepadanya.Entahlah..Baekhyun hanya tidak ingin berfikir macam-macam karena dia tidak ingin dibilang kepedean, tapi di satu sisi dia juga tidak bisa menahan perasaannya sendiri.

“Terserahmu saja lah.Lagi pula untuk apa kau mengajak ku ke sini?” Baekhyun pun memulai untuk merubah topik pembicaraan di antara mereka.

“Hmmm itu…Kau akan tahu nanti, kajja..”

“YA! Park Chan Yeol Kita mau kemana?” Tiba-tiba saja Chanyeol menarik lengan Baekhyun dan membawanya pergi.

“Yeollie…”

“Hmm?” Chanyeol hanya fokus menyetir menanggapi ucapan Baekhyun yang berada di sampingnya.

“Sebenarnya Kita mau pergi kemana lagi?”

“Ke Toko Bunga”

‘Bunga? Apa Chanyeol akan membelikannya bunga? Ahh tidak mungkin.Ayolah Byun Baek Hyun…hilangkan pikiran konyolmu’-batin Baek

CITTT

Mobil sport hitam milik Chanyeol berhenti tepat di depan sebuah toko bunga.Chanyeol memilih keluar mobil terlebih dahulu dan membukakan pintu mobilnya untuk Baekhyun.

“Silahkan nyonya Park..” Lagi ! Chanyeol kembali berkata semaunya.Tak Tahukah bahwa itu membuat Baek ingin segera berteriak?! Baekhyun pun segera turun dari mobil dan menatap Chanyeol dengan malas, namun ekspresi seperti itulah yang memuat Baekhyun terlihat semakin manis.

Baekhyun pun segera memasuki toko bunga itu di ikuti Chanyeol di belakang nya.

Wangi harum bunga menyapa dengan lembut bagi siapa saja yang memasuki toko itu, Baekhyun pun tersenyum di lihatnya ke arah Chanyeol yang membalas senyumannya itu.

“Aku ingin membelikan bunga untuk Ibu ku, kau tahu kan besok adalah hari Ibu..”

Kini mereka berjalan-jalan melihat-lihat isi toko itu, Baekhyun pun hanya mengangguk-angguk menanggapi setiap perkataan Chanyeol kepadanya.

“Dan…Aku ingin kau yang memilihkan bunga nya Baek..” Chanyeol kembali berbicara.

“Eh? Kenapa harus aku?” tanya Baek bingung

“Karena kau kekasihku..”

“Yeol Please…..” Baekhyun pun memutar bola matanya malas.Seolah bosan mendengar perkataan manis itu.

“Hehehe..Ayolah untuk kali ini saja..” Good! Bahkan seorang Park Chan Yeol yang di kagumi wanita-wanita cantik diluar sana sedang memohon kepada Baekhyun sekarang.

“Tapi aku tidak mengerti bunga seperti apa yang cocok untuk Ibumu Yeollie..” jawab Baekhyun dengan segala kejujurannya.Hey! Bukankah wajar jika dia tidak mengerti tentang hal-hal seperti ini, apa Chanyeol lupa bahwa dia adalah seorang namja—?

“Pilih saja yang menurutmu bagus Baek.Aku tunggu di kasir ya…semangat!”

Chanyeol pun meninggalkannya begitu saja.Ck! Anak itu memang selalu saja bersikap semaunya, pikirnya.

Dengan dibantu oleh seorang pelayan toko, Baekhyun mulai untuk memilih bunga-bunga yang menurutnya bagus, tentu tidak sepenuhnya pilihan bunga yang dia anggap bagus menjadi bunga yang akan di rangkai karena ada beberapa bunga yang menurut pelayan toko itu tidak cocok, jadi Baekhyun hanya patuh saja kepada pelayan yang jauh lebih mengerti.

Chanyeol memperhatikan Baekhyun dari kejauhan.Di lihatnya Baekhyun dengan sabar ikut merangkai bunga untuk Ibu nya itu, jari-jari lentiknya menyusun setiap tangkai bunga itu dengan sangat teratur.Cantik..sangat cantik—pikirnya.

Setelah selesai, Baekhyun pun segera membawa Sebucket rangkaian bunga itu ke kasir, seperti perintah Chanyeol.

“Gomawo…” bisik Chanyeol.

Baekhyun pun hanya terdiam ketika suara berat itu terdengar jelas ditelinga nya.

“Ini semua tidak gratis..” ucap Baek yang di iringi kekehan oleh Chanyeol.

Setelah membayar mereka pun bergegas kembali ke mobil.

“Baekkie?”

“Ya?”

“Apa kau sudah lelah?”

“Hmmm…tidak.Kenapa?”

“Baguslah..temani aku menemui Eomma ku sekarang”

“Mwo??”

Selama perjalanan menuju cafe milik Ibu nya Chanyeol, Baekhyun memilih untuk diam, menikmati pemandangan jalanan kota Seoul, tidak memfokuskan pada satu titik, hanya mengikuti seiring berjalan nya laju mobil.Chanyeol yang tidak tahan dengan suasana sunyi di antara mereka pun memilih untuk mulai berbicara.

“Apa benar tadi kau kencan dengan Sehun?” Baekhyun pun menoleh ke arah sumber suara.

“Kenapa semua orang berfikir aku berekencan dengan nya? aku hanya membelikannya Bubble Tea..”Jawab Baek dengan santai

“Aku cemburu”

“Eh? Mworago?”

“Akhir-akhir ini kau dekat sekali dengan Sehun.Aku cemburu Baek..”

“Park Chan Yeol, ku rasa kita perlu bicara.”

“Baiklah..”

Tak di sangka dengan cepat Chanyeol segera meminggirkan mobil nya ke tepi jalan.

“Apa yang ingin kau bicarakah eum?” Tanya Chanyeol lembut namun dari tatapannya terlihat jelas dia sedang serius.

“Aku tidak tahu harus memulai dari mana, tapi aku hanya tidak mengerti dengan sikapmu kepadaku selama ini, apa semua itu benar?” Baekhyun pun tak kalah serius.Menurutnya sekarang ini lah waktu yang tepat untuk meminta penjelasan tentang perilaku Chanyeol kepadanya.

“Maksudmu ?” Tanya chanyeol tak mengerti

“Iya! Semua sikapmu padaku, perhatian mu, perkataan manismu, semua Yeol..selama ini yang kau lakukan itu serius atau hanya sedang bercanda?  Terkadang Aku  merasa sepertinya kau sedang mempermainkanku”

“Hahahahah…” bukan nya menjawab Chanyeol malah tertawa mendengarnya, Perasaan Baekhyun pun semakin tidak karuan, takut bahwa selama ini Chanyeol hanya mempermainkannya.

“Kenapa kau tertawa? Aku sedang serius Park Dobi !” rutuk Baekhyun kesal

“Aigooo kau semakin cantik jika sedang kesal Baek..”

Chanyeol  Beruntung Baekhyun tidak sedang memegang benda apapun yang bisa saja dia gunakan untuk memukul kepalanya sekarang.Chanyeol yang merasa aura hitam semakin  terlihat di sekitar Baekhyun pun memilih untuk menghentikan menggoda namja cantik bermarga Byun itu.

“Baiklah, aku akan menjawab pertanyaanmu.Aku hanya mengatakannya sekali, jadi ku harap kau dengarkan baik-baik!” Ucap Chanyeol dan di ikuti anggukan Baek imut.

“Aku tidak pernah mempermainkanmu, semua yang ku katakan dan aku lakukan untukmu itu tulus.Aku tidak pernah bercanda dengan ucapanku, walaupun terkadang kau mengaggap bahwa itu hanya lelucon.Aku hanya ingin kita menjalani apa yang ada sekarang ini..lalu….” Chanyeol sengaja menggantung ucapannya, lagi ! Dia hanya ingin menggoda Baekhyun..

“Lalu apa Yeol? Jangan membuatku penasaran!” Benar saja! Ekspresi Baekhyun terlihat seperti anak umur 5 tahun yang sedang protes, imut! Chanyeol yang melihat hanya mampu menahan dirinya agar tidak menggigit Baekhyun.Dan Chanyeol pun segera melanjutkan penjelasannya..

“Aku tidak ingin kita terikat dalam satu hubungan yang memuakan Baek.Tapi aku hanya ingin kau menghargai perasaanku yang aku yakin akan bertahan sangat lama.Aku menyukaimu! Dan selama aku masih bisa melihatmu aku ingin kau selalu ada untuk ku”

Baekhyun pun terdiam.Dia tidak tahu harus melakukan apa.Tuhan apakah ini sebuah pengakuan—?

“Oh ya Baek…Apa kau juga menyukaiku?”

DEG!

Baekhyun pun semakin  bingung dan tidak tahu bagaimana menjawabnya.Namun, berdasarkan apa yang ia alami mulai dari tidak bisa mengalihkan pandangan nya pada Chanyeol, ketika setiap malamnya ia bermimpi tentang namja tiang listrik itu, bahagia ketika Chanyeol sedang bersamanya,  menjahilinya, dan menjadi tidak selera makan ketika melihat Chanyeol bersama yang lain dan mengacuhkannya…

Itu semua, tidak bisakah cukup di katakan dengan cinta?

“Molla…tapi aku tidak bisa jauh darimu.Aku selalu membutuhkanmu..” Jawab Baekhyun ragu dan malu-malu

“Itu berarti kau menyukaiku bodoh..”

“YAK! Kau mengataiku bodoh? Kau yang bodoh Park Dobi.. dasar tiang listrik!”

“Aku bukan tiang listrik Baek, Aku suamimu!”

“PARK CHAN YEOL!”

Setelah perdebatan panjang.Sampai akhirnya Chanyeol kembali melajukan mobil nya untuk menemui Ibu nya yang masih berada di cafe miliknya.

Sesampainya di depan Cafe yang menyediakan menu serba pasta itu tanpa keraguan Chanyeol menggenggam tangan Baekhyun sambil membawa bunga yang tadi mereka beli, lalu masuk ke dalam Cafe.

Sudah pukul 23.30 malam.Pantas Jika keadaan Cafe sudah sepi karena sudah tutup untuk umum.Mendengar suara dari arah dapur, segera Chanyeol berjalan mendekati sumber suara.

“Eomma…Aku datang…”

Dan benar, Wanita paruh baya yang masih terlihat cantik di usia nya sedang merapikan beberapa perlatan dapur dan tersenyum ketika melihat anak nya datang.Baekhyun pun tersenyum lalu memberi hormat kepada nya.

“Kenapa kau tidak bilang jika datang dengan Baekhyun? Eomma kan bisa menyiapkan makanan untuk kalian..” Ucap Ibu—Chanyeol

“Aku akan sering mengajak nya kesini, jadi eomma harus selalu menyediakan makanan untuk ku dan calon menan…” Buru-buru Baekhyun mencubit pinggang Chanyeol, tidak ingin mendengar lanjutan kalimat bodoh dari namja tinggi itu..Baekhyun pun teringat akan bunga yang sedang dia pegang.

“Ohh yah hampir saja aku melupakannya…Happy Mother’s Day..hmmm Eommoni…” Baekhyun memberikan bunga itu, sambil tersenyum manis

Chanyeol terbelalak kaget ketika mendengar Baekhyun menyebut Ibu nya dengan sebutan “Ibuku” Seperti ada kehangatan yang menjalar dari kalimat tersebut, melirik ke arah Ibu nya yang juga tersenyum melihat tingkah Baekhyun.Tidak bisa lagi dia menyembunyikan kebahagiaannya, Chanyeol pun segera memeluk Baekhyun dan Ibu nya secara bersamaan.Menyalurkan rasa sayang nya kepada dua orang sangat amat sangat berarti dalam hidupnya.

“Eomma…ku harap kau bisa mengerti…” setelah melepaskan pelukannya, Chanyeol kembali berbicara.Tidak usah panjang lebar.Ibu nya pun telah mengerti bahwa dia ingin meminta izin untuk bisa bersama dengan Baekhyun.

“Eomma bahagia jika kau bahagia, Jika kebahagiaanmu bersama Baekhyun Eomma bisa mengerti..”

Chayeol pun tersenyum bahagia mendengarnya.

Mereka hanya ingin menghargai perasaan masing-masing.Bersama-sama bahagia, bersama-sama mencari sebuah akhir dari cerita ini.Yang Chanyeol tahu dirinya menyukai Baekhyun untuk waktu yang lama, dan yang Baekhyun tahu dia tidak bisa jauh dari Chanyeol nya.

Namun tiba-tiba ponsel Chanyeol dan Baehyun bergetar bersamaan, menandakan ada pesan masuk.Mereka pun segera mengecek nya.

From : Suho Hyung

“KALIAN DIMANA? CEPAT PULANG !!!”

“Hahahhahaha……” Dan Chanbaek pun tertawa bersama…

END

 Image

4 responses »

  1. yawla ini ff di tulis 2013 n aku baru nemu skrg..sumpah kmna aja sih aku..haha aku lg search ff chanbaek gtu trs nemu wp ini..aaaa senangnya.. hehey…aku yakin pasti banyak bgt yg baca ff ini tapi ga nulis di kolom comment..kenapa sih.. hhhh… padahal ini ff nya bagus bgt.. aku ngerasanya….kok kayak real life mereka emg kek gtu ya.. apalagi sikap chan ke baek..hehehe suka bangetlah pkonya aku mau liat2 lagi ff kamu yg laennya ya chan.. hehe oiyaaaaaa…. do’a kamu terkabul chan..di ff ini mama park pro chanbaek.. ternyata real life juga begitu ya… pkonya mama park the president of chanbaek shipper..hidup mama park.. sayang mama park banget..hahaha

    • iya aku emang sengaja nulis pas tepat di hari Ibu tahun lalu.hehe nope aku ga maksa buat komen kok tapi makasih ya sudah kasih review *chu* good reader! iya lahhh mama Park uda kasih restu banget banget😄

  2. Astaga. It’s been 2 yrs since this fanfic released. Where have I been. ㅋㅋ. Bagus banget min. Sweet nya chanbaek, ngalahin gula. Author-nim, write more ’bout chanbaek yaaa. Hehe. Baru belajar indonesia baca ini gampang dipahamin hehe. Thanks a lot💞

  3. Pingback: List FF ChanBaek Favorit 3 | Shouda Shikaku's World

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s