Tentang Hati

Standard

Tentang Hati

Hening,

Hening saja yang selalu ku dapati

Seiring awan, sedamai bumi.

Merasa kesepian di tengah keramaian

Teringat sesuatu tentang kerapuhan? Mengapa begitu menyedihkan?

Seperti itu kah gambaran diriku? Rapuh seperti dandelion

Sesuatu yang tersimpan lama dalam hati

Aku tahu, jika kuutarakan isi hatiku ini pada mereka, pasti mereka akan mengedengus, tak bergeming, bahkan mengacuhkanku

Aku tahu..

Tapi aku hanya ingin jujur.Jujur pada diriku, pada Tuhanku, dan pada hatiku

Apakah ini sebuah dosa? Hei bahkan aku sudah mengatakannya bahwa aku hanya ingin jujur.

Aku jenuh dengan semua ini.Jenuh dengan kehidupanku, jenuh dengan hari-hariku, jenuh dengan jalan hidup yang ku alami.

Aku terjaga tapi tak merasa, aku tertawa tapi tak ada bahagia, aku terus mencoba tersenyum walau terasa hampa

Aku ingin pergi.Pergi meninggalkan semuanya, mengubur semua kenanganku, berlari sekencang-kencang nya, sejauh yang ku bisa, menuju tempat yang baru dimana aku tidak lagi menemukan kejenuhan

Namun ku rasa tak mungkin

Kini, aku hanya ingin meminta, dan memohon kepada Sang Kuasa, untuk menitipkan sesuatu yang kunantikan, sesuatu yang kucari selama ini, sesuatu yang kusebut “Kebahagiaan” melalui setiap alunan doa, meyakini semua akan indah pada waktunya.

Aku hanya ingin bahagia, sangat ingin bahagia.Entah bagaimana caranya,dan seperti apa, aku hanya ingin merasakan apa yang mereka sebut bahagia.

Ini hanya tentang hati yang jenuh dibalik kepalsuan hidup.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s