Here I am/1S/FF/Straight

Standard

#Annyeonghaseyo….. titie is back back back.Adakah yang menanti saya *gada woyy!!-__-*

Okeh kali ini saya bawa FF Straight ya S T R A I G H T terkejut kah? Mungkin ada beberapa orang diluar sana terutama beberapa teman saya yang sampe terharu liat saya kembali nulis straight soalnya katanya saya kembali ke jalan yang benar -_- *heloo kalian pikir salama ini gue sesat??!! hiks~* WEITS~ but status saya tetaplah author YAOI, hidup YAOI *kibarkan bendera yaoi(?)* Karena ini merupakan requestan dari temen sekpop(?)tercinteh saya @Carrisa Widia Halim yang cukup membuat saya terkejut karena  entah mengapa tiba-tiba ngidam dibikinin FF sama author abal kayak saya -.- Dan kebetulan saya adalah tipe orang yang tidak bisa menolak *halah* jadi saya buatkan apa ada nya aja deh…Maap yaa sa kalo ceritanya ga seperti harapan…semoga mau baca #plak

Title : Here I Am  (One Shoot)

Cast :

  •  Eunhyuk (SJ)
  • Eunji (A-Pink)
  • Minhyuk (BTOB)

Genre : Romance, angst gagal, gaje -_-

Rating : Usia Putih abu-abu (?)

Author : @titielee

WARNING!!! It just FANFICTION READ AND ENJOY IT ^^

Terus diam tanpa ada sepatah katapun keluar dari dalam mulutnya. Aku terus memandanginya, yah dirinya yang sedang berjalan beberapa langkah di depanku. Dirinya yang tertunduk, memandangi kakinya yang berjalan, menendang angin semu.Tak sadarkah akan kehadiranku?

Kini dia mulai menghampiri  kursi panjang di taman yang telah tertutup oleh butiran halus salju, wajar saja musim dingin telah memasuki Korea saat ini.Hanya terus memandanginya dari jauh, ingin sekali membantunya membersihkan salju yang menempel di kursi itu, melihat tangan mungilnya yang digesekan di atas kursi sebelum dia duduk, tidak memakai sarung tangan pasti dia kedinginan.

Mulai menghentakan kaki nya, dan sesekali melihat ke arah jam biru muda yang melingkar ditangan kirinya.Sepertinya saat ini eunji sedang menunggu seseorang, ya gadis itu adalah eunji wanita yang amat kucintai.

“Eunji ya……” terlihat seorang namja bertubuh tinggi, yang sedang melambaikan tangan nya berjalan mendekati eunji sambil membawa sebucket bunga mawar putih, ne eunji memang sangat menyukai mawar putih dan sepertinya namja itu akan memberikannya pada eunji.

“Sudah lama kah?” Kini namja itu mulai mengajak eunji berbicara.Cih..namja bodoh tega nya kau membiarkan wanita manis menununggumu ditengah cuaca dingin seperti ini.

“Kenapa lama eoh?” jawab eunji manis.Ya Tuhann..aku sangat merindukannya.

“Mianhae, aku tadi ada urusan.hehe..hmm igeo..” Yupp setelah meminta maaf kini namja itu mulai memberikan sebucket bunga mawar putih yang dibawanya.

“Hmm…gomawo oppa..”Eunji menerima nya sambil tersenyum.Eunji ya..apa kau tak tahu aku sakit melihatnya.

“Ya oppa! Kenapa menatapku seperti itu eoh? Ada yang aneh kah di wajahku?” Kini eunji kembali berbicara karena merasa telah di tatap dengan intens oleh namja di hadapannya.

“Ne..kau aneh..aneh sekali.Kenapa makin hari kau terlihat makin cantik?” jawab namja itu polos.YA! rupanya dia mulai menggombal pada eunji eoh?!

“Aigooooo…oppa, jangan menggodaku seperti itu” Pipi itu bersemu, ya aku melihatnya rona merah itu tiba-tiba menyeruak dengan sempurna di pipi putihnya.Bukan kah ekspresi itu hanya untuk ku? Bukankah raut wajah malu-malu itu hanya kau tunjukan padaku? Tapi kenapa sekarang kau melakukannya pada yang lain?

-

-

Kini langit sudah semakin gelap, menandakan hari sudah malam.Mengingat udara yang semakin dingin menusuk tulang.Berjalan mengikuti langkah eunji dan namja yang sedang merangkulnya mesra sekarang, tidak berniat untuk menyamai langkah mereka, hanya mampu berjalan di belakangannya, menyisakan beberapa langkah di antara kami.Membiarkan namja itu terus berusaha menghangatkan tubuh mungil eunji ku.Namja itu ternyata bernama Minhyuk, dia adalah teman eun ji, pantas saja wajahnya pun sudah tak asing lagi bagiku, karena aku sudah beberapa kali melihatnya.Hari ini namja itu menyatakan perasaannya kepada eunji, ia berkata bahwa dia sangat mencintai eunji.Namun di saat yang bersamaan tiba-tiba saja eunji menangis, buliran krystal itu tak terbendung lagi dimata cantiknya.Mendekap mulutnya seolah menahan isakan yang semakin menjadi.Dan pada saat itu namja yang eunji sebut sebagai ‘Minhyuk Oppa’ hanya bisa memeluknya, membiarkan eunji menangis dalam dekapannya.Dan lagi-lagi aku hanya bisa melihat kejadian menyakitkan itu dari kejauhan.Menatap lirih wanita yang ku cintai dipeluk namja lain bahkan aku tidak tahu apakah eunji menerima cintanya dan kenapa eunji menangis saat itu.Hei eunji miliku, tak ada siapapun yang boleh menyentuhnya!

Langkah mereka terhenti ketika tiba di depan rumah yang cukup besar bergaya minimalis.Dengan warna putih yang cukup mendominasi.Ya itu adalah rumah eunji.

“Gomawo oppa…sudah mengantarku…”

‘ne sama-sama chagiya…’ hanya bisa berbisik dalam hati, pernyataan itu bukan untukku, ucapan terimaksih tidak terucap padamu Lee Hyuk Jae.

“Ne cheonmaneyo…cepat masuk, disini dingin..”

NYUT…

Ya Tuhan kenapa rasanya sakit sekali, seperti ada ribuan jarum yang menusuk hati ini, sangat sakit melihat ada namja lain yang dengan bebasnya menyentuh wanita yang ku cintai.Mengacak rambutnya, mengecup kening nya lembut.Sungguh ini menyakitkan, ingin sekali berteriak namun apakah akan ada yang mendengarku? Seperti orang bodoh dan tidak bisa melakukan apapun, bahkan untuk mencegahnya saja aju tidak bisa.Eunji tak sadarkah aku disini..

-

-

-

07.00 AM

Aku terbangun dari tidurku, mengerjapkan mata sekilas mencoba mengingat ada dimana sekarang.Melihat ke sekeliling banyak sekali pot-pot bunga mawar putih yang tersusun sempurna dengan butiran salju yang menutupinya.Aku sedang berada di depang pekarangan rumah.Ya karena kejadian semalam, aku memutuskan untuk mengikuti eunji masuk ke dalam rumahnya.Menginap disini, tidak sampai masuk ke dalam ruangan, aku hanya tidur di depan teras rumahnya.Bahkan kegitan seperti ini sudah ku lakukan selama beberapa kali.Gila kah? Ani..aku hanya ingin selalu memastikan bahwa keadaan eunji baik-baik saja.

PIM….

PIM…

Terdengar suara kalkson yang begitu nyaring dari balik pagar rumah ini.Dan tiba-tiba

CKLEK

Suara pintu rumah terbuka, segera aku berjalan menuju balik pintu yang terbuka, melihat siapa yang telah membukanya.

“Oppa…chamkaman….”

Suara riang itu kembali terdengar, ya eunji lah yang membuka pintu itu.Terlihat buru-buru  dan berlari menuju ke depan pintu gerbang rumahnya.

‘hati-hati sayang…jangan berlari kau akan terjatuh..’ Ya percuma.Percuma saja aku berbicara tidak akan ada yang mendengarnya.Ini kah yang namanya di acuhkan? Semenjak kejadian itu semuanya berubah.Sungguh jika aku bisa meminta aku akan memohon kepada Tuhan untuk tidak melakukannya, tapi apa daya aku tidak bisa.

Segera melangkahkan kaki secepat eunji berlari, sedikit heran, apa yang akan dilakukan wanita ini dipagi hari seperti ini.

“Oppa…..”

DEG!

Sepertinya ada api yang tiba-tiba saja menyala dan membakar hatiku. Sakit dan perih. Di tambah lagi sepertinya hatiku di pukul dengan benda runcing yang sangat tajam. Ketika melihat eunji yang tiba-tiba saja memeluk tubuh namja yang baru saja bersamanya kemarin.Eunji ya~ ini masih pagi..apa kau begitu merindukannya sampai memeluknya sebegitu erat?

“Apa kau sudah siap eum?” ucap namja itu yang tak lain adalah Minhyuk.

“Hmmm..tapi antarkan aku ke toko bunga dulu ne..?” jawab eunji dengan senyuman manisnya.Kenapa dia selalu saja memberikan senyuman manisnya itu? Harus berapa kali kukatakan itu milik ku!

“Araso…kajja…” Minhyuk mulai menuntun eunji untuk masuk ke dalam mobil audi putih miliknya.Hendak membawa pergi eunji.Sepagi ini kah? Mau kemana mereka?

-

-

Setelah selesai membeli seikat(?) bunga lily putih, Kini eunji terus melanjutkan perjalanannya dengan Minhyuk.Kini mereka menuju toko buku.Sebenarnya apa yang ingin mererka lakukan dengan ini semua? Bunga lily putih yang di genggam oleh eunji pun aku masih tak mengerti, untuk apa bunga itu? Kalaupun untuk eunji kenapa harus lily? Bukankah dia menyukai mawar putih? Ahh molla…

Aku terus memperhatikan mereka.Seperti layaknya seorang mata-mata yang selalu mengintai kegiatan orang lain.Tidak lelah kah? Ne..aku sama sekali tidak merasa lelah, selagi aku masih bisa melakukannya aku akan terus seperti ini.

Kini eunji terduduk di bangku kecil yang disediakan di toko buku itu, membiarkan minhyuk yang sedang sibuk memilih-milih buku.Sepertinya dia hanya mengantar Minhyuk membeli buku.

Aku mencoba mendekatinya saat ini.Hanya diam dan terus memperhatikannya.

Terlihat eunji mulai merogoh isi tas nya, seperti ingin mengambil sesuatu.Ya benar saja dia mengambil sebuah buku kecil berwarna putih dari dalam tas nya.Tapi hey tunggu dulu…aku seperti mengenal buku itu..

Eunji mulai membukanya, dengan raut wajah yang sulit di artikan.Mengelus lembut sampul depan buku itu.Buku yang tak lain adalah diary ku.Ya itu memang punyaku dibalik sifat ceroboh ku aku sering menuliskan isi hatiku di sana.Entah darimana eunji bisa mendapatkannya, padahal aku sudah menaruhnya di tempat yang paling tersembunyi dirumahku.Apa diam-diam mengambilnya? Ah biralah..aku sama sekali tidak keberatan jika dia mengetahui apa isinya,karena aku dan eunji pernah berjanji untuk tidak merahasiakan apapun di antara kami.

Mulai terbuka lembaran pertama buku itu..

Tertulis

10 Juli 2010

“Akhirnya aku LULUS~~~~ terima kasih Tuhan J tidak kerasa 3tahun sudah aku bersekolah disini, menyelesaikan tugasku sebagai pelajar, tapi sedih karena harus berpisah dengan yeoja manisku ku L

“yeoja manis? Pasti itu aku! xD “ ucap eunji lalu terkekeh ketika membaca goresan-goresan tanganku pada lembar pertama buku ini.Apa dia sedang mengingatku sekarang?

Terus dia membuka lembaran demi lembaran dalam buku ini..

17 Juli 2010

“Setelah bertahun-tahun lamanya aku menyukainya, dan sekian lama aku memberanikan diri untuk mengatakan cinta kepadanya, hari ini aku baru berhasil melalukannya! Aku menyatakan isi hatiku kepada namja yang sangat aku cintai dan tak di sangka dengan cepat dia menerima cintaku, YEYYY~~ hari ini seorang Eunji telah resmi menjadi pacarku….!!!!!”

Sedikit tersentuh ketika aku ikut  baca tulisan ini,  kembali teringat di benak ku, hari  dimana aku dan dirinya memutuskan untuk berpacaran, dengan cara yang jauh dari kata romantis aku menyatakan isi hatiku, dan ternyata eunji menerimaku untuk menjadi pacarnya..Tentu hari itu merupakan hari paling bersejarah dalam hidupku,

#FLASHBACK~~

WUSHHHH~

Angin malam berhembus, meniup ujung-ujung poni legam dirinya yang kini berdiri menghadapku.Terlihat cantik, seperti biasa.Ditengah kerlap-kerlip lampu yang memberi kesan indah sungai han malam ini, aku memberanikan diri untuk menyatakan isi hatiku padanya..

“Eunji ah~ kau tahu aku bukanlah namja yang senang mengumbar kata-kata mesra, bahkan aku bukanlah tipe namja yang menyukai hal-hal romantis..”aku memulai aksiku..

“Ne…araso oppa…lalu?”

“Hmmm…sebenarnya aku tidak tahu harus memulai darimana…” menggaruk kepalaku yang terasa gatal.SHIT! aku gugup.

“Wae oppa? Katakan saja…” simple sekali.Hei yeoja manis tak tahukah sudah 3 hari aku tidak tidur untuk memikirkan apa yang akan ku katakan padamu saat ini…

“Aku….aku menyukaimu, ani..aku mencintaimu.Please be mine..” ucapku cepat seraya menyodorkan cincin putih yang jauh dari kata mewah.dengan hati penuh harap semoga eunji mau menerimanya.

“Hahaha…ku pikir kau akan berbicara apa.Hanya ini ternyata.Baiklah aku menerimamu..”

Jawab eunji dengan enteng nya.Lalu mengambil cincin yang ku berikan dan memakainya sendiri.Aigoo bahkan mata dan mulutku masih berlum tertutup sempurna.Ini kah jawabannya? Eunji mererimaku? Tak ku sangka akan segampang ini.kkkk~

“K—kau menerimaku?” tanyaku masih setengah shock

“Ne…Oppa….” jawabnya polos

“Gomawo eunjiya…Saranghaeyo~” Aku segera memeluknya erat.Sangat erat menggambarkan suasana hatik yang begitu bahagia saat ini.

“Ne..nado saranghaeyo oppa…” bisiknya

#FLASHBACK END

23 November 2010

“Hari ini yeoja manisku ku bertambah umur, ya eunji kekasihku berulang tahun hari ini, kami merayakannya bersama dengan bahagia, Eunji ku sempat menangis karena terharu ketika aku memberinya kado sebuah boneka tedy bear, kkk~ dia memang sangat lucu , bagaimana bisa dia tersentuh dengan mudahnya karena hal sederhana seperti itu, sungguh aku merasa makin mencintainya ^^ “

 

27 April 2011

“Kyaaaaaaaa~~~ hari ini aku mencium Eunji kekasihku ^^ dia terlihat sangat cantik ketika tersipu malu“

11 Februari 2012

“Hubungan kami sudah memasuki tahun ke 2.Sungguh tak terasa aku sudah menghabiskan waktu yang cukup lama bersama Eunji, tentu aku berharap bisa selamanya berada di sisinya ^^ “

06 Juli 2012

“Huaaaa~~ hari ini sungguh sangat melelahkan. Tak sabar menunggu besok aku akan bertemu dengan yeoja manis ku, aku akan memberi Eunji surprise kecil sebelum pernikahan kami yang tinggal seminggu lagi, pasti dia akan senang menerimanya,kkk~^^ “

Eunji Sedikit membolak balikan isi buku ini, tidak ada lagi tulisan di buku ini, Ya ini halaman terkahir, ya itulah tulisan terakhirku di buku itu sebelum kejadian itu..

Tess..

Tess..

Kembali Sakit dan perih yang kurasa.Ketika melihat eunji yang tiba-tiba terduduk dan menangis. Menyembunyikan wajahnya. Dan kali ini aku mendengar suara isakannya yang begitu kuat, bahkan punggungnya juga berguncang hebat. Tolong eunji jangan seperti ini, begitu memilukan untukku.

“eunji ya jebaal.. uljima…”

Aku sudah terbiasa dengan kediamannya padaku, ingin sekali memeluknya namun aku tak bisa.

Tes!

Dan aku ikut menangis bersamanya.

Terlihat Minhyuk yang mulai menghampirinya, dan mulai memeluknya, Eunji terisak di dalam pelukan Minhyuk.Dia mengusap punggung eunji dan dengan setia menemani eunji menangis.

Terimakasih minhyuk, kini aku mengerti kau telah membantuku. Hapuskanlah sedikit gundah di hatinya. Bantu aku membuang rasa sedih yang dia rasakan karenaku.

-

-

-

Seperti biasa kini Aku terus mengikuti Eunji yang dengan hati-hati melewati gundukan-gundukan tanah di sekitarnya masih dengan Minhyuk yang selalu setia bersamanya. Harus berjalan pelan agar tidak menginjak gundukan tanah yang tertata rapih di sini. hingga akhirnya dia berhenti berjalan.

“An..anyeong…oppa…” sapanya lemah, aku tersenyum.

‘Annyeong eunjiya’jawabku

Oppa…kau kenapa diam saja eum? Bagaimana keadaanmu sekarang? Apa kau tidak merindukanku?” tanyanya dengan nada yang mulai meninggi.Hei apa katamu? Aku diam saja? Aku menjawabmu, dan aku merindukanmu amat sangat merindukanmu, walaupun aku selalu disini bersamamu..

“Oppa…jawab aku!!!” Good! Kini eunji mulai berteriak, menatap nanar batu nisan yang terpatri namaku disana.Tuhan aku harus bagaimana?

Kini minhyuk mulai meletakan lily putih di atas makamku, berjongkok menyamai posisi eunji saat ini.Mengusap bahu nya berniat memberikan ketenangan.Minhyuk teruslah seperti itu, kini aku rela melespa eunji ku padamu, gantikan aku untuk menjaganya.

Suara eunji semakin melemah dan air matanya menyeruak keluar semakin deras. Aku menatapnya miris tapi tidak berniat untuk menyentuhnya yang sebenarnya sama sekali tidak bisa ku sentuh. Aku tembus pandang untuknya. Hanya aku yang bisa melihatnya dan eunji sama sekali tidak bisa melihatku, tidak bisa mendengarku. Karena perbedaan dunia. Aku tidak lagi berada di dunia yang sama dengannya. Tepat satu bulan ketika kecelakaan tragis itu menimpaku, sebuah truk besar menghantam mobilku yang hendak menuju rumah eunji saat itu.Berharap itu semua hanyalah mimpi buruk, tapi takdir berkata lain, aku harus berpisah dengan wanita yang sangat ku cintai bahkan seminggu sebelum kami dipersakutan dalam tali pernikahan.begitu miris.

“Oppa…berjanjilah untuk tetap bahagia disana…” aku mengangguk mendengarnya, dia masih sempat berbicara seolah dia mulai menyadari bahwa aku selalu mendengarnya.

“Eunji ya~ sudahlah jangan menangis lagi ne…Eunhyuk hyung akan sedih jika melihatmu seperti ini” Dengan sabar Minhyuk kembali menenangkan eunji.Semoga dia namja yang baik untuk eunji.

“Eunhyuk oppa…walaupun suatu saat aku akan bersama dengan namja lain, aku akan tetap mencintaimu oppa….tempatmu tak akan bergeser dihatiku..Saranghae oppa”

‘Ne nado saranghae eunji ya’ Aku tersenyum mendengarnya, bahagia ternyata eunji masih mencintaiku. Aku mulai membelai wajahnya kali ini, Eunji memejamkan matanya seakan kini dia merasakannya.Mencium bibir indah nya tanpa balasan tapi ini sudah cukup bagiku..

‘Berbahagialah sayang, walaupun aku tak lagi bersamamu, but here i am..’ menujuk ke arah hati yeoja manis ini.meyakinkan bahwa aku akan selalu berada dihatinya.

‘Hey namja bodoh.Bisa-bisa nya kau lebih tampan dariku -_- Oke Lee Min Hyuk dengar aku, kali ini Aku percayakan eunji padamu, jangan sekalipun kau mencoba untuk menyakitinya..’ sedikit terkekeh ketika aku berusaha berbicara kepada minhyuk, walaupun sang lawan bicara sama sekali tidak mendengarnya.

Sampai akhirnya angin berhembus, dan datang sebuah cahaya yang menyilaukan yang seakan menariku, Eunji dan Minhyuk bersama menatap ke langit, eunji tersenyum sambil menyeka air matanya, harus ku akui wajah cantikmu tak pernah berkurang sedikitpun.

Aku semakin jauh dari mereka, tubuhku semakin melayang di udara, waktu ku sudah habis sekarang..

‘Eunji ya Annyeong…’

-

-

8 months later

“Oppa…kau ingin anak kita namja atau yeoja?”

“Apa saja chagiya…”

“Kalau seandainya namja..bagaimana kalau namanya Lee Hyuk Jae? Aku ingin anak ku pintar dance seperti Eunhyuk oppa dulu…”

“Hmmm baiklah, terserah mu saja…” Minhyuk mengangguk setuju menuruti permintaan istrinya itu.Eunji merasa beruntung menikah dengan namja pengertian seperti dirinya.

END

Ciat ciat ciatt~~~ akhirnya kelar juga ni FF *hosh(?) angst nya gagal banget ya, boro-boro sedih ini mah kayaknya geli kali bacanya gara-gara ceritanya maksud -________-

Carisaaaaa~~~ semoga puas deh sama ni FF.Maap banget Hyukjae lu metong disini #plak

Dan peran Eunji disini Cuma spontan aja kok,cius deh… kalo gasuka bayangin aja tokoh yang lain deh, kalo ga bayangin gue yang jadi cewe nya LOL~

Ya sudahlah nasi telah menjadi bubur /apaini/ Ayo Open  RCL karya abal….

 

One response »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s